HOME

Pada akhir fase-E, siswa memiliki kemampuan menciptakan solusi atas permasalahan-permasalahan berdasarkan isu lokal, nasional, atau gloal terkait pemahaman keanekaragaman makhluk hidup dan peranannya, virus dan peranannya, inovasi teknologi biologi, komponen ekosistem dan interaksi antar komponen serta perubahan lingkungan. 

1. Menjelaskan definsi keanekaragaman hayati

 2. Mengidentifikasi tingkatan keanekragaman hayati (gen, spesies, dan eksosistem) 

3. Menyebutkan manfaat keanekaragaman hayati

4. Mengidentifikasi ancaman terhadap keanekaragaman hayati di Indonesia

5. Menganalisis upaya pelestarian keanekaragaman hayati di Indonesia

6. Membuat poster keanekaragaman pangan lokal Banten dan upaya pelestariannya

1. Siswa dapat menjelaskan definsi keanekaragaman hayati dengan benar.

 2. Siswa dapat mengidentifikasi tingkatan keanekragaman hayati (gen, spesies, dan eksosistem) dengan tepat.

3. Siswa dapat menyebutkan manfaat keanekaragaman hayati

4. Siswa dapat mengidentifikasi ancaman terhadap keanekaragaman hayati di Indonesia

5. Siswa dapat menganalisis upaya pelestarian keanekaragaman hayati di Indonesia

6. Siswa dapat membuat poster keanekaragaman pangan lokal Banten dan upaya pelestariannya

Menurutmu, apa keistimewaan dari daerah Banten?

 

Banten merupakan provinsi yang memiliki luas wilayah sebesar 8.651,50 km² di Indonesia. Banten memiliki 4 Kota dan 4 Kabupaten yaitu Kota Tangerang, Kota Cilegon, Kota Serang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten lebak, Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Tangerang. 

Banten diketahui memiliki banyak sekali keanekaragaman hayati yang melimpah, begitupula dengan jenis-jenis pangan lokal yang ada di Provinsi Banten ini. Banten memiliki banyak sekali pangan yang dapat dinikmati oleh masyarakat sekitar. Dengan bermacam-macam variasi rasa,cara pengolahan, manfaat, dan persebaran yang ada di Provinsi Banten. Untuk itu, mari kita simak materi pangan lokal yang ada di Provinsi Banten untuk menunjang literasi pangan. 

Rebung (Aisy, 2021)
Sayur Rebung (Aisy, 2021)

Pernahkah kamu menyantap makanan pada gambar diatas? Makanan tersebut bernama rebung. Rebung merupakan pangan lokal khas Kota Cilegon Banten yang diolah dengan cara direbus lalu ditambahkan bumbu dan rempah segar dan yang istimewa dari sayur rebung adalah kuah yang kental dan gurih. 

Tahukah kamu, bahan- bahan apa saja yang digunakan pada olahan sayur rebung? Pada olahan rebung khas Banten, jenis sayuran yang digunakan sebagai bahan utama adalah rebung (Dendrocalamus asper), serta digunakan pula bumbu dan rempah seperti cabai hijau, bawang putih, bawang merah, kencur, pada pembuatan kuah rebung. Tampak bahwa dari satu bahan pangan lokal saja memanfaatkan berbagai jenis bahan pangan. 

Ayo Berpikir

Bahan – bahan yang digunakan pada olahan sayur rebung merupakan contoh pemanfaatan keanekaragaman hayati dalam bidang pangan. Berdasarkan gambar diatas, spesies-spesies tersebut masuk ke dalam kingdom apa saja? Apakah setiap spesies tersebut memiliki perbedaan?

Berdasarkan kegiatan ayo berpikir tersebut, kamu telah mengetahui bahwa setiap jenis makhluk hidup di dunia ini memiliki perbedaan. Perbedaan pada setiap jenis makhluk hidup inilah yang menjadi dasar dari konsep  keanekaragaman hayati (Biodiversity). 

Nah, agar kamu dapat mengetahui lebih banyak lagi pangan lokal yang ada di Banten. Silahkan klik di bawah ini.

aaaaa

aaaaa